
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Ganesha menghadirkan inovasi pengelolaan sampah bertajuk NYAMPAH–BIOMERISH (Nyata Mengelola Sampah). Program ini merupakan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 13 (Climate Action) dalam mata kuliah Pendidikan Biologi untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Program ini hadir sebagai solusi atas permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan Laboratorium BIOMERISH FMIPA Undiksha. Sebelumnya, tempat sampah tersebar di depan setiap ruangan laboratorium sehingga menyebabkan penumpukan sampah di berbagai titik, lingkungan kurang tertata, serta menyulitkan proses pengawasan dan pengangkutan. Selain itu, sampah yang dihasilkan masih sering tercampur sehingga menghambat proses pemilahan dan daur ulang. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha merancang NYAMPAH–BIOMERISH, yaitu sistem tempat sampah terpusat yang dilengkapi lima kategori pemilahan, meliputi botol plastik, kaleng dan gelas plastik, sampah plastik, wadah makanan sekali pakai, sampah organik, dan sampah kaca. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus membiasakan mahasiswa untuk memilah sampah sejak dari sumbernya.
Tempat sampah dibuat menggunakan material sederhana dan ramah lingkungan, seperti wire mesh, galon bekas, triplek, dan label kategori sampah. Selain berfungsi sebagai fasilitas pengelolaan sampah, keberadaan tempat sampah terpilah juga menjadi media edukasi yang mendorong perubahan perilaku mahasiswa agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kampus. Melalui NYAMPAH–BIOMERISH, mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari inovasi sederhana yang memberikan dampak nyata. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pemilahan sampah di lingkungan kampus serta mendukung terwujudnya Green Campus yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.





