
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Ganesha, menghadirkan sebuah inovasi pengelolaan limbah plastik bertajuk EcoKey: Daur Ulang Sampah Tutup Botol Plastik. Program ini merupakan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 tentang pelestarian ekosistem daratan, dalam mata kuliah Pendidikan Biologi untuk Pembangunan Berkelanjutan.
EcoKey hadir sebagai solusi terhadap permasalahan tingginya penggunaan botol plastik sekali pakai di lingkungan Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan (BPK), FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha. Meskipun sebagian besar mahasiswa telah membuang sampah plastik pada tempatnya, pemanfaatan kembali limbah plastik melalui kegiatan daur ulang masih tergolong rendah. Kondisi tersebut menyebabkan tutup botol plastik yang sebenarnya masih memiliki nilai guna berakhir sebagai limbah.
Melihat kondisi tersebut, lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha, yaitu Rahma Ulandani, Ni Nyoman Tri Septiyanti, Malisa Putri Lilhawa, Putu Tahlie Trisna Pramita, dan Nailuti Azkia, mengembangkan EcoKey sebagai inovasi pemanfaatan sampah tutup botol plastik menjadi produk kerajinan berupa gantungan kunci yang kreatif, fungsional, dan ramah lingkungan.
Proses pembuatan EcoKey diawali dengan pengumpulan tutup botol plastik bekas yang berasal dari lingkungan kampus. Tutup botol kemudian dipilah berdasarkan warna dan kondisi, dibersihkan, dipotong menjadi bagian-bagian kecil, lalu dilelehkan menggunakan setrika dengan bantuan baking paper. Setelah plastik menyatu, bahan dicetak menggunakan cetakan berlogo Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan, dirapikan, diberi lubang, dan dipasang ring gantungan sehingga menjadi produk akhir yang siap digunakan.
Melalui inovasi ini, sampah tutup botol plastik yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomis dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna, nilai estetika, serta menjadi media edukasi mengenai pentingnya penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Selain mengurangi jumlah limbah plastik, EcoKey juga mendorong tumbuhnya kepedulian mahasiswa terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Program ini diharapkan mampu menjadi contoh sederhana pengelolaan limbah plastik berbasis kreativitas di lingkungan kampus. Dengan memanfaatkan limbah menjadi produk yang bermanfaat, EcoKey mendukung terwujudnya budaya peduli lingkungan sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 15, yaitu menjaga kelestarian ekosistem daratan melalui pengurangan pencemaran sampah plastik.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan, EcoKey menjadi langkah nyata mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha dalam mengubah sampah plastik menjadi karya yang bernilai guna, bernilai edukatif, dan mendukung terwujudnya lingkungan kampus yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.



